Thursday, October 20, 2022

Implementasi Teori Verbal Linguistic Intelligence dan Interpersonal Intelligence dalam Pembelajaran Maharat al-Kalam dan Maharat al-Qira’ah

Implementasi Teori Verbal Linguistic Intelligence dan Interpersonal Intelligence dalam Pembelajaran Maharat al-Kalam dan Maharat al-Qira’ah


Diskursus ilmu bahasa, baik bahasa Arab, Indonesia maupun bahasa lain merupakan hal penting yang selalu menjadi bahasan sebagai suatu sarana dan alat pemecahan problem kehidupan. Pada umumnya ilmu bahasa adalah jembatan yang menghubungkan pemakai bahasa dengan bahasanya melalui tindakan membaca, bertutur, mendengar dan menulis.2 Bahasa adalah suatu hasil budaya yang sekaligus merupakan produk sosial di kalangan masyarakat. Bahasa merupakan identitas suatu komunitas masyarakat yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kemajuan budayanya. Selain sebagai identitas, bahasa juga dianggap sebagai sarana komunikasi, aktualisasi pemikiran, simbol eksistensi dan juga cermin peradaban mereka. Bahasa Arab memiliki kekhasan atau karakteristik tersendiri dari bahasa-bahasa lain di dunia. Bahasa Arab merupakan bagian rumpun bahasa semit,7 yang menjadi salah satu rumpun dari bahasa Semit-semit atau istilah lain Homo Semitic atau dalam bahasa Arab dikenal al-Hamiyah as-Samiyah, yang tetap bertahan hingga saat sekarang ini.

Kemampuan bahasa Arab tetap bertahan dan tidak memudar hingga saat ini disebabkan oleh posisinya sebagai bahasa yang dimuliakan Tuhan yaitu kitab suci (Al-Qur’an). Negara-negara kawasan Timur Tengah diyakini dengan kawasan awal mulanya pertumbuhan dan perkembangan bahasa Arab. Sejak kapan bahasa Arab berkembang di Indonesia belum ada yang mengetahui secara pasti sekalipun dari hasil penelitian. Pendapat yang sebelumnya dipercayai adalah bahwa bahasa Arab mulai dikenal semenjak Islam masuk ke Indonesia. Bahasa Arab masuk ke Nusantara seperti Indonesia melalui beberapa cara seperti dakwah Islam yang dilakukan oleh para pedagang Arab, bahasa Arab masuk lebih dahulu dari bahasa Asing lainnya seperti bahasa Inggris, Belanda, Portugal dan bahasa asing lainnya yang dikembangkan oleh para penjajah Barat pada waktu itu. Bahasa Arab memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan bahasa-bahasa Asing seperti Inggris dan Indonesia. Ciri khas/karakter yang berbeda inilah yang dianggap menjadi faktor yang menghambat pembelajaran kemahiran berbahasa Arab yang baik.

Dewasa ini, mempelajari bahasa asing menjadi penting, salah satunya ialah untuk memperluas komunikasi. Sebagaimana dalam penggunaan bahasa pertama (bahasa ibu), seorang pembelajar bahasa asing atau bahasa kedua pun dituntut untuk memahami sistem bahasa asing yang ingin dipelajari, yang terhimpun dalam keterampilan bahasa; keterampilan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Selain itu, pembelajar bahasa asing juga harus mampu menggunakan sistem bahasa dengan baik dan benar sesuai dengan penutur aslinya. Akan tetapi, mempelajari bahasa asing tidaklah sama dengan belajar bahasa ibu, karena ia merupakan kepandaian tersendiri. Seseorang yang mempelajari bahasa asing akan menghadapi kendala yang tercermin dari kesalahan-kesalahan, baik dalam aspek sistem bunyi, penggunaan kosakata, ataupun struktur kalimat.

Detail: 
Judul Buku: Implementasi Teori Verbal Linguistic Intelligence dan Interpersonal Intelligence dalam Pembelajaran Maharat al-Kalam dan Maharat al-Qira’ah
Penulis: Nur Azizah
Editor: -
Bahasa: Indonesia
Tahun Terbit: 2022
Halaman: viii+ 216 hlm
ISBN: 978-623-5448-23-7



No comments:

Post a Comment

Dimensi Toleransi: Studi Penafsiran Ibnu ‘Ajibah

Salah satu penafsir bercorak sufistik yang seringkali menjadi objek kajian penelitian adalah Ibnu ‘Ajibah dengan karyanya al-Bahr al-Madid f...