Saturday, December 11, 2021

Modul Pelatihan Dai Muda

 Modul Pelatihan Dai Muda Mengunakan Media Digital

Era  sekarang  merupakan  era  teknologi informasi  dan  komunikasi  yang  membawa perubahan sangat signifikan dalam berbagai lini  kehidupan,  baik  itu  kehidupan  sosial, mau pun kehidupan beragama.
Adanya   media   sosial   dan   teknologi, menjadikan    semakin    terbatas    interaksi antar individu. Akan tetapi, setiap pengguna media  sosial  dapat  mendapatkan  informasi apa  saja  yang  diinginkan  termasuk  ilmu agama.
Terkait informasi yang didapat tersebut benar atau salah, baik atau buruk tidak menjadi pertimbangan, bahkan mengarah kepada tindak kriminilitas bagi generasi muda yang tidak memiliki fondasi agama
yang kuat. Setiap informasi apapun dapat disebarkan di dunia maya, serta media sosial. Melihat fenomena ini, dirasa perlu untuk mempersiapkan para da’i muda yang up to date terhadap perubahan kehidupan yang tidak alergi terhadap medsos, bahkan harus aktif di media sosial.
Pelatihan dai muda, dengan demikian dirasa perlu dilakukan untuk mempersiapkan para dai muda, paham apa yang harus dilakukan dalam berdakwah.
Modul ini dirasa sangat perlu untuk memberikan pemahaman kepada para dai muda, mengenai paham moderasi keagamaan, dakwah rahmatan lil a’lamin, dan pengaplikasiannnya dalam media digital.

Detail:
Judul Buku: Modul Pelatihan Dai Muda Menggunakan Media Digital
Penulis: Saepullah, Sarwenda, dan Abdul Qodir
Editor: Saepullah, Sarwenda, dan Abdul Qodir
Bahasa: Indonesia
Tahun Terbit: 2021
Halaman: x + 60


Sunday, December 5, 2021

Capital Structure and Sharia Screening

Sharia screening
adalah  sebuah aturan yang menyaring suatu perusahaan di bursa efek apakah termasuk kategori syariah  atau  konvensional. Aturan syariah tersebut bahwa kegiatan usaha yang menjadi landasan penerbitannya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di Pasar Modal dan prinsip-prinsip hukum Islam dalam kegiatan di bidang pasar modal berdasarkan fatwa DSN-MUI. Kriteria tersebut berangkat dari semangat kaidah fikih muamalah yang menyatakan bahwa asal segala sesuatu itu adalah halal kecuali ada dalil yang mengharamkannya.  

Sharia screening meliputi kriteria kualitatif dan kuantitatif. Kriteria tersebut adalah kriteria objek usaha dan kriteria akuntansi keuangan. Objek usaha emiten merupakan inti bisnis yang dijalankan oleh setiap emiten dan harus bersifat halal menurut ajaran Islam. Kriteria tersebut bersifat mutlak dan paling mendasar bagi sebuah emiten untuk dapat diklasifikasikan menjadi saham syariah. Halal dan haram  merupakan kriteria mendasar yang harus dipenuhi oleh emiten. Kriteria halal-haram mengalami perluasan makna dan meliputi segala sesuatu yang dianggap berbahaya (mudarat) dan demi kepentingan umum (maslahat). Pada negara-negara yang telah memiliki keragaman usaha emiten, maka pelarangan obyek usaha lebih luas dibanding negara yang relatif belum memiliki keragaman usaha emitennya

Detail:
Judul Buku: Capital Structure and Sharia Screening
Penulis: Ahmad Rodoni, Bahrul Yaman, Yusro Rahmah, Atikah
Editor:  -
Bahasa: Indonesia
Tahun Terbit: 2021
Halaman: xii + 188 hlm

Wednesday, December 1, 2021

Kecerdasan Sosial Qur'ani: melalui Pembelajaran Kooperatif

Kecerdasan sosial adalah merupakan pencapaian kualitas manusia. Pencapaian ini berhubungan dengan kesadaran diri dan penguasaan pengetahuan dalam menjalin hubungan sosial. Kecerdasan sosial dapat digunakan untuk membuat kehidupan manusia menjadi lebih berguna dan juga bermanfaat pada lingkungan dan masyarakat sekitar. Dalam rangka membangun masyarakat yang toleran dan terhindar dari konflik keagamaan, pendidikan yang sementara ini masih mengedepankan aspek kognitif bukanlah satu-satunya jalan untuk dapat meminimalisasi konflik keagamaan. Proses pembelajaran menuntut pendidik untuk aktif dalam mengembangkan kurikulum, khususnya ketika menyusun rencana pembelajaran. Pendidik perlu mempunyai keterampilan menciptakan lingkungan pembelajaran yang optimal. Lingkungan optimal yang dimaksud adalah lingkungan kondusif yang baik secara fisik maupun mental. Guru harus mampu membuat lingkungan belajar menjadi sangat menarik. Hal ini dapat menciptakan suasana kelas yang nyaman, dan juga akan menciptakan suasana hati yang gembira tanpa tekanan, sehingga akan dapat memudahkan murid dalam memahami materi yang disampaikan.

Buku ini menyimpulkan bahwa, kecerdasan sosial merupakan kemampuan seseorang untuk mengerti orang lain dan petuli terhadap lingkungan sosial. Hal ini berdasarkan dua dimensi kecerdasan sosial perspektif al-Quran yang penulis temukan yaitu dimensi perasaan (aspek afektif) terdiri atas empati dan ikhlas, sedangkan dimensi perasaan (aspek afektif) terdiri atas empati dan ikhlas, sedangkan dimensi tindakan (rahah psikomotik) terdiri atas tolong-menolong, silaturahim, kepedulian dan komunikasi. Artinya al-Quran mendeskripsikan tentang keseimbangan antara hobi ma'a khaligih dan habl ma'a ikhwanih. dengan demikian, model pembelajaran kooperatif berbasis al-Quran ini dapat membatu meningkatkan kecerdasan sosial anak.



Detail:
Judul Buku: Kecerdasan Sosial Qur'ani: melalui Pembelajaran Kooperatif
Penulis: Siti Maria Ulfa
Editor:  Armai Arief dan Ahmad Zain Sarnoto
Bahasa: Indonesia
Tahun Terbit: 2021
Halaman: xvi + 428 hlm

Kumpulan Naskah Dakwah Dai Muda

Prinsip moderasi beragama perlu ditanamkan, terutama di Indonesia, negeri dengan beragam suku, agama, dan budaya. Moderasi beragama dibutuhk...