Saturday, September 24, 2022

Sukuk Negara dalam Perspektif Akuntansi Syariah

Sukuk Negara dalam Perspektif Akuntansi Syariah (Analisis Komparatif Indonesia dan Malaysia)


Dalam konteks keuangan Islam, Sukuk saat ini telah menjadi instrumen penting dalam sistem keuangan global, dengan pertumbuhan kapitalisasi pasar yang luar biasa yaitu mencapai angka lebih dari 572,6 miliar dollar. Umumnya investor Muslim yang menjadi pembeli utama instrumen keuangan ini namun permintaan Sukuk telah menyebar jauh melampaui negara-negara di dunia Islam.

Sukuk Negara di Indonesia dan malaysia pada praktiknya memilki beberapa perbedaan yaitu untuk Indonesia mayoritas menggunakan Akad ijarah di samping menggunakan akad wakalah, sedangkan di Malaysia mayoritas menggunakan akad Murabahah di samping akad wakalah dan ijarah. Untuk dewan syariah meski sama-sama memiliki dewan syariah, di Malaysia struktur

dewan syariah tidak berdiri sendiri seperti di Indonesia. Kemudian ada perbedaan dari sisi izin pendirian perusahaan penerbit sukuk (SPV) di Indonesia untuk sukuk negara melalui kementerian keuangan dan sukuk corporate oleh kementerian Hukum dan HAM sedangkan SPV di Malaysia cukup dapat izin dari SC(Securities Commission) dan untuk kondisi default maka prosesnya diurus ke pengadilan syariah untuk Indonesia dan diproses di pengadilan niaga untuk Malaysia.

Kebijakan Akuntansi Syariah untuk sukuk, di Indonesia ada standar khusus untuk akuntansi sukuk yaitu PSAK Syariah No. 110 tentang akuntansi sukuk yang mengadopsi standar AAOIFI. Namun di Malaysia tidak ada PSAK Syariah karena masih menggunakan IFRS yang dikenal dengan MFRS (Malaysian Financial Reporting standard) dan tidak mengadopsi AAOIFI, namun ada persamaan dari sisi pencatatan dan penyajiannya dimana Sukuk baik di Indonesia maupun di Malaysia bagi penerbit dicatat dan disajikan dengan klasifikasi sebagai liabilitas (kewajiban/utang) lalu untuk investor dicatat dalam akuntansi aset, penyajian dan pencatatan sukuk di Indonesia dan Malaysia yang diklasifikasi sebagai liabilities (utang) bagi penerbit dan akuntansi aset bagi investor sudah sesuai dengan standardAkuntansiAAOIFI.

Detail:
Judul Buku: Sukuk Negara dalam Perspektif Akuntansi Syariah (Analisis Komparatif Indonesia dan Malaysia)
Penulis: Achmad Fauzi
Bahasa: Indonesia
Tahun Terbit: 2022
Halaman: 372 hlm
ISBN: 978-623-5448-08-4


No comments:

Post a Comment

Dimensi Toleransi: Studi Penafsiran Ibnu ‘Ajibah

Salah satu penafsir bercorak sufistik yang seringkali menjadi objek kajian penelitian adalah Ibnu ‘Ajibah dengan karyanya al-Bahr al-Madid f...