Sunday, December 22, 2019

Gender dalam Buku Teks Bahasa Arab

Gender dalam Buku Teks Bahasa Arab

Buku teks dalam pembelajaran bahasa Arab memiliki peran penting. Buku teks dapat berfungsi sebagai media untuk mengatasi gap budaya dalam pembelajaran bahasa Arab. Veronika Kalmus (2004) yang menyatakan bahwa buku teks merupakan alat untuk mereproduksi dan mentrasfer nilai-nilai sosial masyarakat. Namun, Ulay Kayapinar (2009) menyatakan bahwa di antara kelemahan buku teks adalah minimnya buku teks dalam merepresantikan kesetaraan gender. Beberapa penelitian seperti Kamel Ali Suleiman Ottom (2014) menyatakan bahwa dalam buku teks bahasa Arab di Yordania masih memuat ketimpangan gender. Begitu juga dengan Mitra Baghdadi dan Ali REzaei (2015) menyatakan bahwa buku teks AFL dan EFL di Iran menggambarkan representasi laki-laki yang lebih banyak dibandingkan dengan representasi perempuan.

Buku ini mengungkapkan representasi gender dalam buku teks al-kitab fi ta'allum al-arabiyah dan al-arabiyah bayna yadaik dengan menggunakan pendekatan analilis wacana kritis (Critical Discourse Analysis) Norman Fairlough terhadap al-kitab fi ta'allum al-arabiyah jilid alif ba, 1,2,3, cetakan ke-2 dan al-Arabiyah Bayna Yadaik jilid 1,2,3,4 cetakan ke-2. penelitian ini mengkaji tiga dimensi teks yaitu mikro (analisis teks), meso (praktik wawancara) dan makro (praktik sosiokultural). Pada tahap mikro dan tata bahasa yang mengidentifikasikan permasalahan gender. pada tahap meso dilakukan analisis praktik wawancara yang terdiri dari produksi dan konsumsi teks. sedangkan tahap makro merupakan analisis sosiokultural yang difokuskan pada aspek sosial budaya.

Hasil penelitian dalam buku ini mengungkapkan bahwa pembelajaran bahasa Arab denagn buku teks al-Kitab fi ta'allum al-arabiyah dapat memberikan pemahaman gender yang lebih egaliter dibandingkan dengan buku teks al-arabiyah bayna yadaik. hal ini berdasarkan fakta bahwa penulisan buku teks tidak terlepas dari sudut pandang dan latar belakaang sosial budaya penulisnya. selain itu, penggunaan buku teks dalam pembelajaran bahasa Arab perlu dipandang secara kritis guna menciptakan pembelajaran dengan berwawasan gender danmeningkatakan kesadarn keadialn gender (gender equality) bagi pengajar dan pelajar.

Detail:
Penulis: Fatwa Arifah
Bahasa: Indonesia
Tahun Terbit: 2019




Catatan:

untuk membaca online klik pada tombol dibawah ini
silakan mengutif dari buku ini dengan menyebutkan sumber

semoga buku ini bermanfaat dan menjadi amal baik bagi penulis



No comments:

Post a Comment

Dampak Implementasi Otonomi Daerah pada Madrasah

Dampak Implementasi Otonomi Daerah pada Madrasah (Studi di Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang) Undang-undang Otonomi Daerah sesungguh...