Sunday, February 4, 2018

Pendidikan Demokratis di Pesantren

Pendidikan Demokratis di Pesantren: 
Praktik Pembelajaran di Madrasah Aliyah Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta

Dewasa ini banyak terdapat sekolah-sekolah bertaraf internasional yang berkedok menggunakan kurikulum sekolah sekolah nasional Indonesia. Hal ini mencerminkan adanya perbedaan terhadap anak-anak dari golongan ekonomi kuat dengan anak-anak dari golongan ekonomi lemah untuk menikmati pendidikan. Hal demikian tentunya merupakan suatu penghianatan terhadap pendidikan demokratis dan tentunya bertentangan dengan moral Pancasila. Padahal, pendidikan sangat penting bagi setiap individu tanpa memandang status ekonomi maupun. Hal ini tentunya memerlukan perhatian pemerintah untuk mengatasinya, sehingga pendidikan yang bermutu itu juga diberikan kepada masyarakat minoritas maupun secara keseluruhan.

Pada dasarnya ada dua pokok permasalahan yang dihadapi oleh dunia pendidikan di Indonesia, pertama; masalah pemerataan, yang berarti bagaimana seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati kesempatan pendidikan. Kedua; masalah mutu, dalam arti bagaimana pendidikan memberi dan membekali para pelajar memiliki skill yang dapat terjun dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, untuk memberikan atau mengasah serta mengembangkan kemampuan yang cenderung sudah ada pada siswa, seharusnya orang tua ataupun pihak tertentu tidak memaksakan kehendak anak untuk sekolah yang sesuai keinginan orang tua ataupun pihak lain.

Hal ini selaras dengan usulan Djati Sidi yang memberikan dua gagasan, yang diharapkan cocok dengan zaman sekarang. Pertama; mengubah paradigma teaching (mengajar) menjadi learning (belajar) dengan maksud bagaimana proses belajar bersama antara guru dan siswa, kemudian yang kedua; proses yang tidak lagi mementingkan subject matter akan tetapi suasana yang menyenangkan saat proses pembelajaran sehingga memberikan efek positif, berfikir intuitif dan holistik pada siswa.


Detail
Penulis: Andrayani
Bahasa: Indonesia
Tahun Terbit: 2016
Halaman: xii + 189 hlm
ISBN: 978-602-7775-39-8


Catatan:

silahkan membaca online pada tombol dibawah ini
untuk mengutif gunakan sesuai aturan yang berlaku

semoga buku ini bermanfaat dan menjadi amal baik bagi penulis







1 comment:

  1. setuju banget nih. masalah pendidikan harusnya dijadikan masalah utama yang harus diperbaiki. setiap pelajar berhak mendapatkan fasilitas belajar yg sama. bukan memandang status ekonomi.

    ReplyDelete

Dampak Implementasi Otonomi Daerah pada Madrasah

Dampak Implementasi Otonomi Daerah pada Madrasah (Studi di Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang) Undang-undang Otonomi Daerah sesungguh...